aku gadis biasa
yang bisa menyukai
malah bisa membenci
aku gadis biasa
yang bicaranya kadang kasar
kadang lembut
aku gadis biasa
yang kadang ketawa riang
kadang menangis hiba
aku gadis biasa
yang kadang jatuh
tak cuba untuk bangun lagi
bimbing aku andainya
langkahku mulai tersasar
papah aku andainya
aku jatuh tak bisa bangun
marahi aku andainya
bahasaku kian tiada sopannya
kerna aku gadis biasa
yang sentiasa khilaf
No comments:
Post a Comment